Cahaya Surga di Goa Jomblang, Wonosari-Yogjakarta

Sebernya sih ini sama sekali gak ada niatan ke goa jomblang, tapi mungkin kali ini saya beruntung kali ya ketiban duren bisa mengunjungi goa jomblang. awalnya saya datang ke jogja hanya untuk mengunjungi saudara, kebetulan teman-teman dia juga datang ke jogja. di hari yang best moment, mereka merencanakan ke goa jomblang tanpa sepengetahuan saya. oke deh lanjut aja ke cerita esok harinya waktu dimana kita cusss ke lokasi

jam 5 pagi kita sudah bangun dari tidur nyenyak yg malam harinya begadang dan kita tidur kurang lebih 2 jam. niat sudah siap jam 5 tapi badan masih pengen aja di kasur. kebiasaan buruk kita suka mengulur-ulur waktu. Dari waktu yang sudah dijadwalkan kita akan berangkat jam 6 pagi dan akhirnya kita berangkat dari rumah jam 7 pagi molor 1 jam dari seharusnya. kita berempat berangkat menggunakan motor. kita berboncengan jadi cuma bawa 2 motor saja sudah cukup.

perjalanan kita di tempuh kurang lebih 2 jam dari daerah kasongan bantul ke wonosari gunung kidul.

3 kilometer dari lokasi kita bertemu warga lokal yang memandu kita untuk sampe lokasi meskipun kita sudah menggunakan GPS yg kadang masih tersesat hehehe tapi tenang mereka tidak meminta bayaran untuk mengantar kita sampai lokasi. mungkin mereka salah satu team pengelola tempat wisata setempat. setelah memasuki daerah pemukiman desa yang jalanannya beraspal kemudian akan melewati jalanan bebatuan (makadam) kurang lebih 500m ditengah kampung dan ladang warga. lumayan sih bikin boyok pegel, pantat geser kesana kemari, dan jalan sedikit becek karena hari sebelumnya hujan. mesti harus ekstra hati-hati bawa motor karena bawa kita berboncengan. teman saya yg ngeboncengin muatan berlebih ya agak gemuklah yaa, harus turun dari motor karena motor gak kuat naik hehe, kasian harus jalan ditanjakan2 yang gak sedikit jumlahnya. setelah melalui jalanan yang aduhai bikin linu-linu kita akhirnya sampai di resort kecil nah, disinilah kita sampai ditujuan Goa Jomblang.

Sekitar 20 menitan kami lalui jalanan itu dan sampai di lokasi wisata Goa Jomblang. di resort ini disuguhi teh hangat dan kami beristirahat sejenak.

Setelah waktu istirahat selesai kami pun mulai persiapan mulai dari pilih sepatu boot, pasang helm, antri menunggu giliran untuk turun ke tebing *mulut goa*, dan akhirnya tali pengaman pun dipasang hingga akhirnya kami siap untuk diterjunkan ke bawah. Dengan menggantungkan nyawa di seutas tali tambang, kami mulai diturunkan perlahan ke bawah. serem banget cuyy ketinggian 80m dr dasar. tali putus kelar, deh hidup saya.

satu rombongan sudah menunggu kita yg kebetulan kita dapat urutan terahir turun ke bawah. setelah peralatan pengaman dilepas oleh operator kita akan dipandu menuju gua horisontal. meskipun kita sudah di dalam goa rintangan masih belum berakhir dikarenakan kita turun melalui anak tangga yg pijakannya terbuat dri beton berhubung medan yang bertanah liat dan masih basah karena hujan kemarin malam jadi lumayan licin dan harus ekstra hati-hati agar tidak terpeleset.

rintangan selanjutnya adalah kita menyusuri gua yang gelap gulita yang hanya dibantu cahaya lampu sorot yang itupun menurut saya masih tetep gelap. dan akhirnya saya menggunakan cahaya lampu flash handphone. tapi hati-hati ya disini jalannya becek sebecek-beceknya.

15 menitan jalan tatih2 dilelumpuran kita sampai dilokasi utama. cuaca pada saat itu cukup panas tapi sedikit berawan. tapi bersyukur tidak hujan ataupun mendung karena cahaya masih bisa masuk dari mulut gua ke dasar gua. dibawah mulut gua terdapat aliran sungai kecil. ketika cahaya matahari keluar dan menyinari bebatuan dan aliran sungai yang ada didasar gua rasanya, perjalanan selama 2 jam 30 menit berjuang di jalanan bebatuan 15 menit turun menggunakan tali ke dasar gua itu semua terbayar dengan keindahan Cahaya Surga. saya bersyukur sekali bisa sampai di hidden paradise ini. saatnya poto-poto

setelah 2 jam berpoto-poto ria di dalam gua waktunya kita untuk naik ke daratan hehehe tentunya kita akan kembali melalui jalan yang sama ketika kita masuk ke lokasi. sempat berpikiran kita naiknya gimana? pasalnya ketika saya masih diatas tidak ada alat atau mesin yang kiranya digunakan untuk menarik kita ke atas. tapi, ternyata kita ditarik dengan tenaga manusia cuy, kurang lebih 10-15orang yang menarik kita keatas. sesampai diatas kita kembali ke resort untuk bersih-bersih kaki tangan dan sebagainya. kemudian kita akan disediakan kotak makan siang dan minuman mineral.

untuk transportasi yang lebih efisien adalah menggunakan kendaraan pribadi (mobil/motor). kamu juga bisa menyewa motor yang ada disekitaran jogja, banyak sekali penyewaan motor disana jd gak usah bingung.

Terminal Giwangan (Jogja) > Cari bus tujuan Wonosari tarifnya sekitar Rp.9.000 per orang > Setelah sampai di terminal Wonosari (selang) ambil jurusan minibus ke arah semanu, tarifnya kurang lebih Rp. 7.000; per orang > Sesampai di terminal Semanu Anda bisa memakai jasa ojek kurang lebih Rp. 20.000; atau sesuai kesepakatan.

move from your place. a lot of places have to explore